Pangan dan kualitas sumber daya manusia(SDM) adalah merupakan sisi mata uang yang tidak terpisahkan. Pemenuhan pangan yang cukup secara kuantitas dan kualitas menjadi salah satu aspek pendasar dalam pembangunan SDM yang berkualitas dan berdaya saing. Demikian disampaikan oleh Sekdaprov Lampung Sutono mewakili Gubernur Lampung saat membuja acara Rapat Koordinasi Dewan Ketahanan Pangan Provinsi Lampung pada Kamis (14/12/2016) di Balai Kratun.

 

Selanjutnya Sutono mengatakan bahwa seperti kita ketahui pemenuhan pangan dan gizi ini menjadi prioritas Pembangunan Nasional demikian juga program prioritas Provinsi Lampung. Hal tersebut ke mengingat pemenuhan kebutuhan pangan merupakan kebutuhan dasar manusia. Kebutuhan dasar tersebut merupakan tanggung jawab negara yang diselenggarakan berdasarkan kedaulatan, kemandirian dan ketahanan pangan.
Berkurangnya lahan pertanian, perubahan iklim secara ekstrim dan juga laju pertumbuhan penduduk merupakan penyebab kurangnya ketersediaan pangan dalam jumlah yang cukup apabila tidak segera dilakukan langkah langkah yang signifikan dan terintegrasi. Pemerintah Provinsi Lampung telah menetapkan program kebijakan prioritas yakni dengan rehabilitasi insfrastruktur pertanian, biling pupuk dan juga dengan didukung Pemerintah Pusat untuk membangun 3 (tiga bendungan). Sutono berharap kepada kepala SKPD terkait untuk memperkuat sinergi program lintas sektor melalui Forum Dewan Ketahanan Pangan, menjaga insfrastruktur pendukung prigram ketahanan pangan dan menjaga stabilitas harga disetiap wilayah dengan tetao memperhatikan kesejahteraan petani sebagai perilaku produksi. Tutur Sutono.

Nampak hadir dalam rakor ini Ketua Dewan Pakar Prof. DR. Wan Abas, paka Kepala Badan Ketahanan Pangan Kabupaten/Kota se Privinsi Lampung dan Pengurus dan anggota Dewan Ketahanan Pangan Provinsi Lampung.


sumber : Provinsi Lampung

Search

Visitors Counter

80589
TodayToday21
YesterdayYesterday165
This_WeekThis_Week291
This_MonthThis_Month2687
All_DaysAll_Days80589
Copyright © 2014 BKPD Provinsi Lampung. All rights reserved.